Sempat Terjun Bebas, Market Suzuki Kembali Menanjak

0

Ketgam : New Ignis salah satu varian mobil suzuki yang juga banyak diburu konsumen. Foto: Indiana/Indietimes.id

INDIETIMES.ID, KENDARI- Sempat mengalami penjualan terendah diangka 10 persen dimasa lock down, perlahan-lahan penjualan dealer resmi mobil suzuki PT Megahputra Kendari kembali menanjak diangka aman, 70 persen. Angka ini masing-masing 50 persen untuk mobil niaga, dan 50 persen pasangger.

Rahmad La Dae selaku Head Promotion PT Suzuki Megahputra, Kamis 3 September, saat ditemui di showroom mengatakan market suzuki dimasa pandemi meningkat dengan salah satu indikator mulai menggeliatnya perekonomian.

“Suzuki sekarang penjualannya ada di angka 70 persen, artinya angka ini sudah jauh dari  aman. Naiknya kembali penjualan, salah satu faktor kebanyakan orang yang membeli mobil suzuki itu karena ingin berbisnis, dan ingin punya mobil yang realistis,” jelasnya.

Realistis yang dimaksud yakni, realistis dari segi harga, fitur dan manfaat. Mobil suzuki sendiri dikenal dengan harga yang lebih murah dibanding kompetitor sekelasnya, terlebih dari segi manfaat.

“Khususnya mobil mega carry, kita tidak usah pusing cari duit buat bayar cicilannya mobil niaga ini akan cari uang sendiri. Kalu kita lihat dari segi fitur, semua mobil suzuki dikelas yang sama dengan kompetitor  harga suzuki jauh lebih murah, suzuki lebih baik dari kompetitor,” jelasnya.

Dilihat dari after sales, baik sparepart, maupun biaya perawatan suzuki  jauh lebih murah di seluruh dealer Indonesia, dan Sultra. Salah satu contoh, Suzuki XL7 sampai dengan 50.000 KM saat service baik ganti sparepart, ganti oli, dan jasa service lainnya free alias gratis.

Baca Juga  Februari 2021, BPS Mencatat Nilai Ekspor dan Impor Sultra Turun

Untuk memiliki salah satu mobil suzuki sendiri konsumen bisa cash atau kredit, dengan Down Payment (DP) terjangkau. Untuk mobil niaga, PT Megahputra Kendari mematok Dp Rp16 Juta, sedangkan jenis mobil pasangger seperti New Ignis, XL7, Swift, Ertiga dan lainnya, Dp30 juta.

Selain itu, sempat mengurangi aktivitas karyawanya dengan hanya tiga hari kerja dalam seminggu, pelayanan PT Megahputra Kendari saat ini kembali normal .

“Kemarin, kita masuknya dibeberapa divisi satu minggu tiga hari, kita gantian. Sekarang sudah tidak, dalam satu minggu kita sudah masuk empat hari. Artinya kita respon juga, pengunjung sudah banyak, penjualan sudah naik ya kita masuk kantornya harus banyak juga supaya pelayanan ke konsumen kita itu baik,” tandasnya.

Reporter: Indiana

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here