Thailand, Negara yang Aman Dikunjungi Wisatawan Saat Pandemi Covid-19

0

Thailand dinobatkan sebagai negara paling aman didunia untuk dikunjungi oleh wisatawan selama pandemi Covid-19.

Negara tersebut berhasil menduduki puncak karena memiliki skor 85 persen dalam International Health Regulations, kepadatan populasi yang sedang, serta jumlah kasus Covid-19 yang sangat rendah.

Melansir The Star, Senin (17/8/2020), kantor berita Malaysia bernama Malay Mail baru-baru ini melaporkan bahwa sebuah startup perjalanan berbasis di Berlin, Tourlane, melakukan penelitian.

Adapun penelitian tersebut dilakukan pada Senin (10/8/2020), untuk menentukan tujuan liburan yang aman di tengah wabah.

Perusahaan tersebut mengumpulkan data dan menganalisis berbagai metrik termasuk jam sinar matahari per hari untuk kegiatan luar ruangan.

Mereka juga menganalisis tingkat pemberitahuan nasional 14 hari dari kasus Covid-19 yang dipublikasikan oleh European Centre for Disease Prevention and Control.

Sementara itu, hal lain yang turut dipertimbangkan dalam daftar tersebut adalah kepadatan penduduk dari masing-masing negara dan skor IHR.

Skor tersebut mengevaluasi kemampuan sebuah negara dalam menanggapi risiko kesehatan masyarakat, serta keadaan darurat yang menjadi perhatian nasional dan internasional.

Selain Thailand, terdapat beberapa negara lain yang dianggap aman untuk dikunjungi wisatawan yakni Yordania, Polinesia Perancis, Yunani, Uruguay, Italia, Kamboja, Jepang, Irlandia, dan Botswana.

Per Senin (17/8/2020), total kasus Covid-19 yang dikonfirmasi di Thailand mencapai 3.378. Sebanyak 441 kasus tengah dikarantina negara dan 125 dalam pengobatan

Baca Juga  Menyoal Makam Halu Oleo, Pakar : Harus Ada Penelitian Jangan Asal Klaim

Selanjutnya sebanyak 3.194 telah dinyatakan sembuh dan dipulangkan, serta 58 kematian. Thailand juga belum melaporkan kasus Covid-19 lokal dalam 84 hari terakhir.

Kendati aman untuk dikunjungi, Thailand belum membuka pariwisata mereka untuk turis asing tahun ini.

Menurut otoritas setempat, Thailand masih mempersiapkan sejumlah protokol kesehatan yang ketat, sehingga tidak kecolongan ketika membuka diri kembali bagi turis asing.


Sumber: Kompas

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here