BI: Rencana Kenaikan Cukai Rokok Picu Inflasi di Sultra

0
ilustrasi

KENDARI, INDITIMES.ID– Rencana kenaikan harga cukai rokok disebut Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KpwBI) Sultra, akan mendorong peningkatan inflasi pada Februari 2021.

Melalui releasenya, Kepala KpwBI Sultra, Bimo Epyanto, Selasa 02 Februari 2021, mengatakan selain cukai rokok, BI juga menyebut fenomena La Nina yang berdampak pada penurunan produksi komoditas sayur-sayuran di Sultra, ditambah berakhirnya masa panen raya menjadi beberapa faktor terjadinya inflasi. Hal ini dikarenakan naiknya harga-harga dari faktor tersebut.

Menyikapi berbagai tantangan yang akan dihadapi pada periode mendatang, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sulawesi Tenggara bersama dengan TPID kabupaten dan kota berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi dan sinergi termasuk dalam pemanfaatan data dan informasi untuk pengendalian inflasi pada tahun 2021.

“Salah satu upaya yang dilakukan, yakni perbaikan mekanisme pengadaan dengan Kementerian Pertanian terkait komoditas cabai dan bawang. Selain itu, peningkatan kerjasama antar daerah sebagaimana dengan MoU yang telah ditandatangi oleh gubernur dan seluruh bupati dan walikota pada tahun 2019 juga akan terus dilakukan. Upayatersebut diharapkan dapat menjaga kestabilan pasokan di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara sehingga mampu menstabilkan harga komoditas,” bebernya.

Jika kita melihat bulan sebelumnya, Januari 2021 Sulawesi Tenggara (Sultra) justru mengalami deflasi sebesar 0,39 persen (mtm), lebih rendah daripada bulan sebelumnya yang mengalami inflasi sebesar 0,61 persen (mtm). Capaian tersebut juga lebih rendah jika dibandingkan dengan nasional yang mengalami inflasi 0,26 persen (mtm).

Baca Juga  Pemda Konawe Dukung Pemugaran Makam Leluhur Agar Generasi Muda Tolaki Tak Kehilangan Identitas

Penurunan inflasi disebabkan oleh pasokan yang relatif terjaga, cuaca yang kondusif dan permintaan yang menurun sesuai polanya pasca libur natal dan tahun baru. Secara spasial, inflasi pada Januari 2021disumbang oleh deflasiyang terjadi di kedua kota sampel penghitungan inflasi, yaitu Kota Kendari dan Kota Baubau dengan capaian masing-masing sebesar -0,24 persen (mtm) dan -0,92 persen (mtm).

Dengan pencapaian inflasi bulanan tersebut, maka inflasi tahunan Sultra pada Januari 2021 tercatat sebesar 1,48 persen (yoy) lebih tinggi dibandingkan inflasi tahunan pada bulan Desember 2020 yang tercatat sebesar 1,33 persen (yoy).

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here