Kemenpan Tetapkan 1.606 Loker Guru, Diknas Konawe: Masalah Kekurangan Tenaga Pengajar Terjawab

0
ilustrasi

KONAWE, INDITIMES.ID – Untuk memenuhi kebutuhan akan tenaga pengajar di lingkup pendidikan Kabupaten Konawe, Dinas Pendidikan Konawe mengusulkan pengangkatan tenaga pengajar honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Dari 1.689 yang diusulkan, Kemenpan RB melalui surat keputusannya No 504 tahun 2021 menetapkan kuota P3K Kabupaten Konawe dengan jumlah 1.606. Dimana jumlah ini terbagi untuk guru Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Dengan jumlah 1.606 insha Allah dapat menjawab permasalahan kekurangan guru di Kabupaten Konawe, meskipun usulan awal kami sejumlah 1.689. Tapi dengan jumlah 1.606 insha Allah sudah sangat membantu,” beber Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Konawe, Dr. Suriyadi, S.Pd., M.Pd., Jumat 28 Mei 2021, melalui selulernya.

Hal ini dibenarkan pula oleh Sekda Konawe, Ferdinan Sapan, saat dihubungi melalui media sosial WhatsApp. Penerimaan pegawai pemerintah tahun 2021 di ligkup pemerintah Kabupaten Konawe, hanya untuk guru SD dan SMP honorer yang kemudian diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Lalu apa bedanya P3K dan ASN?, Berdasarkan UU No.5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) telah diatur tentang perbedaan PNS dan PPPK.

Dalam aturan tersebut PPPK adalah pegawai ASN yang diangkat sebagai pegawai dengan perjanjian kerja oleh Pejabat Pembina Kepegawaian sesuai dengan kebutuhan Instansi Pemerintah dan ketentuan UU tersebut.

Secara sederhana, PPPK adalah pegawai ASN yang diangkat dan dipekerjakan dengan perjanjian kontrak sesuai jangka waktu yang ditetapkan. Jadi, jika dalam jangka waktu kontrak yang ditetapkan telah selesai maka masa kerja PPPK bisa berakhir atau diperpanjang sesuai kebutuhan.

  • Masa perjanjian kerja paling singkat satu tahun
  • Dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan dan
  • Berdasarkan penilaian kinerja.
Baca Juga  Cetak 750 Kolam Ikan, 2021 DKP Konawe Target 210 Kolam Lagi

PPPK tidak dapat diangkat secara otomatis menjadi calon PNS. Untuk diangkat menjadi calon PNS, PPPK harus mengikuti semua proses seleksi yang dilaksanakan bagi calon PNS dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

PPPK berhak memperoleh:

  • Gaji dan tunjangan.
  • Cuti.
  • Perlindungan.
  • Pengembangan kompetensi.

Dalam hal ini yang perbedaan PNS dan PPPK adalah PNS mendapatkan jaminan pensiun sementara PPPK tidak mendapatkannya.

 

 

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here