ASN Konawe Tolak Vaksinasi, Bupati Kery Beri “Lampu Merah”

0
Bupati Kery Saiful Konggoasa (kanan) saat memantau launching vaksinasi tahap pertama. Foto: doc

KONAWE, INDITIMES.ID– Beberapa pekan yang lalu Kabupaten Konawe menjadi daerah Zona Merah akan penyebaran Covid-19, sehingga untuk menekan hal tersebut perlu dilakukan vaksinasi terlebih untuk Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal ini dikatakan langsung oleh Bupati Kery Saiful Konggoasa usai menjalani vaksinasi Senin 30 Agustus 2021 lalu. Ia mengimbau agar masyarakat juga ikut program vaksinasi. Sebab, hanya dengan ikut vaksin risiko untuk tertular Covid-19 menjadi lebih kecil. Sebaliknya, jika tak ikut vaksin maka risiko tertularnya akan semakin rentan, bahkan dapat mengakibatkan kematian.

“Ikuti imbauan pemerintah untuk vaksin,” imbau bupati dua periode itu.

Khusus untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di Konawe, Bupati Kery menekankan  wajib untuk divaksin. Jika tidak maka pihaknya akan memberi lampu merah jika yang bersangkutan hendak mengurus kenaikan pangkat.

“Calon-calon pejabat yang tidak ikut vaksin kita tidak akan kasi naik pangkatnya,” tegasnya.

Hal yang sama juga berlaku untuk para kepala desa (Kades) se-Kabupaten Konawe. Kery mengimbau agar mereka juga ikut dalam program vaksinasi dan ikut mensosialisasikannya kepada masyarakat di desanya.

Pemeriksaan kondisi kesehatan pasien di Kabupaten Konawe sebelum vaksinasi dilakukan. Foto: ist

“Kades juga harus divaksin, menjadi contoh untuk masyarakatnya,” jelasnya.

Kabupaten Konawe sendiri merupakan daerah yang pertama kali melakukan vaksinasi Covid-19 di Sultra. Vaksinasi telah dilakukan sejak Januari 2021 yang lalu.

Hingga saat ini program vaksinasi sudah banyak dilakukan. Mulai dari yang dilakukan Dinas Kesehatan secara langsung, beberapa Puskesmas, Koramil hingga Polres Konawe. Tercatat, setidaknya sudah ada puluhan ribu warga yang telah divaksin dalam rangkan mendukung program satu juta vaksin dari Presiden Jokowi.

Baca Juga  Hasil Panen Melimpah Harga Gabah Anjlok, Kadis Pertanian : Ini PR Buat Saya

Seyogyannya Bupati Kery mengikuti vaksinasi yang pertama kali Januari lalu. Akan tetapi, saat itu KSK hanya bisa hadir dan tidak ikut divaksin lantaran masalah kesehatan.

Mantan Ketua DPRD Konawe itu menerangkan jika ingin imun kuat dan umur panjang, maka lakukanlah vaksinasi. Sebab, hal itu akan sangat membantu di tengah kondisi Pandemi yang melanda Indonesia, khususnya Kabupaten Konawe.

“Vaksin juga bikin sehat atas bawah,” kelakar mantan Ketua DPD PAN Konawe dua peruode itu.

Perlu diketahui, Konawe menjadi daerah pertama di Sultra ditemukan penderita Covid-19. Kala itu pasiennya dirawat di RS Bahteramas Kendari.

Untuk pengantisipasi banyaknya pasien Covid-19, Pemda Konawe juga melakukan upaya untuk mendirikan RS Darurat Covid-19. RS tersebut selain menampung pasien Covid-19 asal Konawe, juga melayani dari kabupaten lainnya.

Mobile Lab PCR Covid-19 milik Pemda Konawe. Foto: ist

Tahun 2020 lalu, Pemda Konawe juga telah mendatangkan mobil laboratorium tes PCR. Mobil tersebut memberikan pelayanan tercepat dalam tes PCR Covid-19, dengan harga termurah saat itu yang cuma Rp600 ribu.

Terkahir, Konawe masuk dalam zona merah setelah ditemukan ratusan warga yang terpapar Covid-19. Kondisi itu membuat Pemda melakukan PPKM Mikro untuk mencegah penularan lebih lanjut. Proses vaksinasi pun masih terus dilakukan. (adv)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here