Pemkot Kendari – BI Launching Layanan Pajak dan Pasar Rakyat Berbasis Digital 

0
Ket. Pemkot Kendari bersama BI Sultra dan jajarannya luncurkan Layanan Pajak dan Pasar Rakyat berbasis digital, Selasa (30/11/2021). Doc Nunung

KENDARI – Program digitalisasi semakin digaungkan Pemerintah Kota Kendari bersama Bank Indonesia dengan meresmikan layanan pajak dan pasar rakyat berbasis digital. Kegiatan yang didukung oleh Bank Sultra, OJK, dan aplikasi e-money Link Aja ini juga bertujuan untuk mensosialisasikan dan meningkatkan transaksi elektronik.

 

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, mengatakan, pihaknya senang dengan pelaksanaan kegiatan ini, karena proses digitalisasi layanan Pemerintah Kota Kendari, khususnya di bidang perpajakan sudah semakin berkembang, tentunya semakin mempermudah masyarakat terkhusus dalam pembayaran pajak.

 

“Karena dengan hadirnya layanan pajak digital dan pelaksanaan pasar digital di Kota Kendari ini tentu memberikan dampak pada aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat,” ungkapnya, Selasa (30/11/2021).

 

Dia mengharapkan, melalui layanan seperti ini dapat memaksimalkan potensi yang ada di Kendari. Begitupun pajak, semua pajak dari masyarakat akan kembali dalam bentuk program kegiatan.

 

Ditempat yang sama Plt. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sultra, Taufik Ariesta Ardhiawan, menuturkan, sistem digitalisasi saat ini sudah menjadi bagian hidup masyarakat terutama sejak pandemi covid-19. Sebagian besar aktivitas kini beralih ke sistem digital.

 

Dia memaparkan, data Bank Indonesia menunjukkan adanya perubahan pola konstruksi di Sultra yang terjadi pada triwulan II tahun 2021 jumlah konsumsi masyarakat melalui e-commerce sebesar Rp 293 miliar atau naik 43 persen dengan jalur penggunaan non tunai sebesar Rp 2, 18 miliar dan tunai Rp 74, 51 miliar.

 

Baca Juga  Besok, 195 TKL PT VDNI Tahap Lima Wajib Ikuti Rapid Test

“Sementara itu jumlah merchant QRIS di pertengahan November 2021 sebesar 68. 601 merchant di Sultra atau sekitar dua kali lipat dibandingkan periode 2020. Dimana Kendari menduduki peringkat pertama di antara kabupaten / kota lainnya di Sultra yang penggunaan QRISnya mencapai 34. 856 merchant atau lebih 50 persen dari merchant yang ada di Sultra,” terangnya.

 

Sementara Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Kendari Sri Yusnita yang juga Ketua Panitia  Kegiatan, menjelaskan, untuk mewujudkan pelayanan publik yang prima maka Bapenda Kendari telah menyiapkan infrastruktur layanan digital pajak melalui portal Pajak Menyapa yang telah di launching pada bulan September 2020.

 

Penyediaan infrastruktur layanan digital pajak dilakukan secara bertahap dimana pada tahap awal di tahun 2020 fitur layanan yang telah siap digunakan di dalam portal pajak menyapa adalah layanan PBB (E-PBB) yang disertai kanal pembayaran dengan menggunakan Virtual Account Bank Sultra.

 

“Kemudian tahap berikutnya (tahun 2021) Bapenda menyiapkan fitur layanan PPAT Online yaitu layanan pengurusan BPHTB Online dan fitur E-SPTPD yaitu layanan pelaporan pajak secara online,” jelasnya.

 

Tidak sampai disitu, hadirnya pasar rakyat berbasis digital bertujuan meningkatkan daya saing pedagang. Pasar rakyat digital ini sudah masuk tahap kedua yang sebelumnya sudah di launching di Pasar Baruga.

Hadir pula di kegiatan tersebut Sekretaris Kendari, Nahwa Umar, Direktur Pemasaran Bank Sultra, Hayati Hasan dan Ketua DPRD Kendari, Subhan ST.

Penulis : Nunung

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here